Bravo 13
Embung Mengering di Sebulu, Camat Harapkan Bantuan Sumur Bor untuk PertanianEmbung mengering di Sebulu akibat kemarau. Camat Edy Fahruddin memperkirakan produksi padi menurun dan berharap bantuan sumur bor untuk pengairan pertanian.
Oleh Bobby Lolowang2026-11-01 13:03:00
Embung Mengering di Sebulu, Camat Harapkan Bantuan Sumur Bor untuk Pertanian
Camat Sebulu, Edy Fahruddin, saat memberikan keterangan mengenai dampak kemarau terhadap sektor pertanian dan kebutuhan pengairan lahan di Kecamatan Sebulu, Kamis (29/10/2026). (Bobby/Bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong - Sejumlah embung yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), dilaporkan mengering akibat musim kemarau. Kondisi tersebut dikhawatirkan memengaruhi produksi padi, sementara bantuan pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air petani.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, mengatakan keterbatasan air menjadi salah satu persoalan yang dihadapi sektor pertanian di wilayahnya. Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat membantu menyediakan sumber pengairan tambahan.

“Mudah-mudahan ke depan ada bantuan dari pemerintah, termasuk pemerintah pusat melalui kementerian terkait, untuk pembangunan sumur bor. Menurut kami, sumur bor bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian,” kata Edy saat diwawancarai di Gedung Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (29/10/2026).

Menurut Edy, pertanian menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Sebulu, terutama melalui komoditas padi. Salah satu kawasan yang berkontribusi terhadap produksi pertanian berada di SP2 Desa Manunggal Jaya.

Berkurangnya ketersediaan air selama kemarau diperkirakan turut memengaruhi hasil pertanian di wilayah tersebut. Namun, besaran penurunan produksi maupun kerugian yang dialami petani belum dapat dipastikan.

“Untuk sementara, produksi pertanian, khususnya padi, kemungkinan mengalami penurunan karena musim kemarau. Embung-embung yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan pengairan juga mengalami kekeringan,” ujarnya.

Selain padi, Edy menyebut tanaman jagung kemungkinan ikut terdampak. Pihak kecamatan belum memiliki perhitungan rinci mengenai pengaruh kemarau terhadap hasil panen kedua komoditas tersebut.

Kebutuhan infrastruktur pertanian di Sebulu sebelumnya juga mendapat perhatian melalui pembangunan jalan usaha tani. Sejak 2024, pemerintah bekerja sama dengan TNI untuk meningkatkan akses jalan pertanian yang menghubungkan wilayah Muara Kaman dan Sebulu.

Meski akses jalan pertanian telah mendapat penanganan, ketersediaan air tetap menjadi kebutuhan bagi petani. Edy berharap pembangunan sumur bor dapat membantu menyediakan sumber pengairan alternatif ketika embung yang biasa dimanfaatkan masyarakat mengalami kekeringan. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait