Bravo 13
Anggaran Karhutla Kukar Disebut Lebih Besar dari Banpres Rp15 MiliarAulia Rahman Basri menyebut anggaran karhutla Kukar lebih besar dari Banpres Rp15 miliar. Pemkab juga menyiapkan dukungan logistik dan BBM bagi petugas.
Oleh Bobby Lolowang2026-10-31 00:47:00
Anggaran Karhutla Kukar Disebut Lebih Besar dari Banpres Rp15 Miliar
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, saat memberikan keterangan mengenai anggaran dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026). (Bobby/Bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong - Alokasi anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kutai Kartanegara (Kukar) disebut lebih besar dibandingkan Bantuan Presiden senilai Rp15 miliar. Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan operasional bagi petugas yang menangani kebakaran di lapangan, terutama kebutuhan logistik dan bahan bakar minyak (BBM).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026).

“Pada dasarnya, alokasi anggaran yang kita miliki di Kutai Kartanegara untuk penanganan karhutla sebenarnya jauh lebih besar dari bantuan tersebut,” kata Aulia.

Meski menyebut anggaran daerah lebih besar, Aulia tidak merinci nominal alokasi yang dimaksud dalam keterangannya. Ia lebih banyak menjelaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penanganan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Kukar.

Penanganan tersebut melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar) yang berada di tingkat desa dan kelurahan.

Menurut Aulia, penanganan terus dilakukan selama lokasi kebakaran masih dapat dijangkau petugas. Kesiapan personel juga harus didukung kebutuhan operasional agar proses pemadaman dapat berlangsung.

“Pemerintah daerah terus memberikan dukungan untuk memastikan kebutuhan logistik dan bahan bakar minyak (BBM) petugas di lapangan terpenuhi serta dikelola dengan baik,” ujarnya.

Salah satu wilayah yang sempat menjadi perhatian pemerintah daerah adalah Kecamatan Kenohan. Konsentrasi penanganan sebelumnya diarahkan ke wilayah tersebut setelah muncul informasi mengenai kebakaran.

Aulia mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan penanganan karhutla di Kenohan. Berdasarkan pemantauan pada Jumat (30/10/2026), kebakaran di wilayah tersebut dilaporkan telah dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait