Bravo 13
Dinas Pertanian Kukar Dorong SAE Pastarung Jadi Bekal Warga Binaan Kembali ke MasyarakatDinas Pertanian dan Peternakan Kukar mendorong SAE Pastarung menjadi bekal keterampilan pertanian bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.
Oleh Bobby Lolowang2026-10-21 21:36:00
Dinas Pertanian Kukar Dorong SAE Pastarung Jadi Bekal Warga Binaan Kembali ke Masyarakat
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara Muhammad Rifani memberikan keterangan mengenai dukungan Pemkab Kukar terhadap program Sarana Asimilasi dan Edukasi Pemasyarakatan Tangga Arung (SAE Pastarung) di Lapas Kelas IIA Tenggarong, Selasa (20/10/2026). (Bobby/Bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong - Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara mendorong program Sarana Asimilasi dan Edukasi Pemasyarakatan Tangga Arung (SAE Pastarung) menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Rifani mengatakan pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung program pembinaan yang dijalankan Lapas Kelas IIA Tenggarong tersebut.

“Pada prinsipnya, kami dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan, akan tetap mendukung program SAE Pastarung ini,” kata Rifani di Tenggarong, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, warga binaan perlu mendapatkan ruang pembelajaran yang dapat membantu mereka menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pembinaan.

Ia menilai pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendukung proses tersebut.

“Tidak ada salahnya kalau kami memberikan dukungan terhadap kegiatan SAE Pastarung ini,” ujarnya.

Keterampilan Diharapkan Bisa Dipakai Setelah Keluar

Rifani mengatakan dukungan terhadap SAE Pastarung dapat dilakukan melalui alih pengetahuan dan pendampingan di bidang pertanian.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan diharapkan tidak berhenti ketika warga binaan masih berada di lingkungan lapas.

Ilmu yang didapat justru diharapkan dapat digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat, bahkan dibagikan kepada lingkungan sekitarnya.

Rifani berharap kemampuan tersebut dapat membantu warga binaan kembali menjalani kehidupan sosial dengan lebih percaya diri.

“Dengan begitu, mereka tidak lagi merasa ragu untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Buka Peluang Dukungan Sarana Produksi

Selain pendampingan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar juga membuka peluang memberikan dukungan sarana produksi pertanian sesuai kebutuhan dan kemampuan yang tersedia.

“Kalau memang memungkinkan, kami juga bisa menyiapkan sarana produksi, misalnya benih-benih sayuran dan kebutuhan lainnya,” kata Rifani.

Karena masih bersifat kemungkinan, dukungan berupa benih maupun sarana produksi tersebut belum menjadi bantuan yang dipastikan akan disalurkan.

Rifani menilai pendampingan tetap menjadi bagian penting agar warga binaan tidak hanya mengikuti kegiatan pertanian, tetapi juga memahami pengetahuan yang dapat diterapkan secara mandiri.

Melalui dukungan terhadap SAE Pastarung, Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar berharap pembinaan keterampilan dapat membantu warga binaan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih produktif. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait