Bravo 13
Lahan Sekolah Rakyat Muara Badak Bertambah dari 5 Jadi Lebih 7 HektareLahan Sekolah Rakyat Muara Badak bertambah dari sekitar 5 hektare menjadi lebih dari 7 hektare. Dokumen usulan telah masuk Kemensos dan pembangunan ditargetkan mulai 2027.
Oleh Bobby Lolowang2026-10-17 15:44:00
Lahan Sekolah Rakyat Muara Badak Bertambah dari 5 Jadi Lebih 7 Hektare
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono memberikan keterangan mengenai perkembangan persiapan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muara Badak, Sabtu (17/10/2026). (Bobby/Bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong - Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, terus bergerak. Luas lahan yang sebelumnya disiapkan sekitar 5 hektare kini bertambah menjadi lebih dari 7 hektare.

Sekretaris Daerah Kukar Sunggono mengatakan penambahan luas lahan berjalan bersamaan dengan proses administrasi yang saat ini sudah berada di Kementerian Sosial.

“Secara dokumen, saat ini prosesnya sudah berada di Kementerian Sosial. Sementara itu, secara fisik di lapangan sudah dilakukan land clearing atau pembersihan lahan,” kata Sunggono di Pendopo Wakil Bupati, Tenggarong, Sabtu (17/10/2026).

Ia menjelaskan lokasi Sekolah Rakyat tersebut berada di Kecamatan Muara Badak.

Lahan yang sebelumnya disiapkan sekitar 5 hektare kini telah diperluas menjadi lebih dari 7 hektare sebagai bagian dari persiapan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Pembersihan Lahan Sudah Dilakukan

Selain proses dokumen, Pemkab Kukar mulai melakukan persiapan fisik di lokasi.

Sunggono mengatakan pembersihan lahan telah dilakukan sambil menunggu tahapan berikutnya dari pemerintah pusat.

Pemkab berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana sehingga pembangunan fisik Sekolah Rakyat dapat dimulai pada 2027.

“Lokasinya berada di Kecamatan Muara Badak. Kita berharap, mudah-mudahan tahun depan pembangunan Sekolah Rakyat sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut masih berupa target pemerintah daerah. Pelaksanaan pembangunan tetap bergantung pada penyelesaian proses administrasi, verifikasi, dan tahapan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dokumen Berproses di Kemensos

Menurut Sunggono, dokumen persiapan Sekolah Rakyat Muara Badak kini telah masuk ke Kementerian Sosial.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pembangunan fisik dapat dilakukan.

Sambil menunggu proses administrasi, Pemkab Kukar menyiapkan aspek lahan agar lokasi pembangunan dapat memenuhi kebutuhan fasilitas yang direncanakan.

Disiapkan untuk Masyarakat Ekonomi Bawah

Terkait calon siswa, Sunggono mengatakan Sekolah Rakyat dipersiapkan untuk masyarakat dari kelompok ekonomi bawah.

“Sepanjang calon siswa tersebut masuk dalam kategori desil 1 hingga 4, insyaallah mereka memenuhi kriteria untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat,” katanya.

Pernyataan mengenai Desil 1 hingga 4 tersebut merupakan penjelasan Sunggono mengenai sasaran yang sedang dipersiapkan di daerah. Penetapan akhir calon siswa tetap perlu menyesuaikan ketentuan pemerintah pusat.

Pemkab Kukar kini melanjutkan proses administrasi di Kementerian Sosial sekaligus menyiapkan lahan lebih dari 7 hektare di Muara Badak. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat dimulai pada 2027. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait