BRAVO13.ID, Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mendorong peningkatan kinerja Bankaltimtara agar memberikan dividen yang lebih besar kepada pemerintah daerah. Pemkab Kukar saat ini memiliki sekitar 7 persen saham di bank pembangunan daerah tersebut.
Aulia menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri peringatan HUT ke-61 Bankaltimtara di Kantor Bankaltimtara Cabang Tenggarong, Rabu (14/10/2026).
“Pemerintah Kabupaten Kukar memiliki saham sekitar 7 persen di Bankaltimtara. Kami berharap, dengan semakin majunya Bankaltimtara, dividen yang diberikan kepada pemerintah daerah juga bisa jauh lebih besar,” kata Aulia.
Bankaltimtara berdiri sejak 14 Oktober 1965 dan dimiliki pemerintah daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Bank tersebut juga memiliki fungsi sebagai bank pembangunan daerah yang turut mendukung aktivitas ekonomi regional.
Dividen Sudah Dimanfaatkan untuk Program Kredit
Bagi Pemkab Kukar, dividen Bankaltimtara tidak hanya menjadi penerimaan daerah.
Aulia sebelumnya menyampaikan bahwa dividen dari penyertaan modal Pemkab di Bankaltimtara digunakan sebagai salah satu sumber pembiayaan Kredit Kukar Idaman Terbaik.
Dividen yang diterima Pemkab Kukar dari Bankaltimtara untuk 2025 disebut sekitar Rp14 miliar. Dana tersebut disiapkan menjadi bagian dari pembiayaan awal program kredit, sementara besaran dividen tahun berikutnya akan turut diperhitungkan untuk memperkuat skema tersebut.
Dengan pola itu, hasil investasi pemerintah daerah di Bankaltimtara diarahkan kembali untuk mendukung akses pembiayaan masyarakat.
Tambahan Modal Masih Dikaji
Aulia mengatakan pemerintah daerah pada dasarnya ingin terus memperkuat investasinya di Bankaltimtara karena ada manfaat berupa dividen.
Namun, kemampuan keuangan daerah tetap menjadi pertimbangan.
“Dengan melihat kemampuan pembiayaan kita saat ini, kemungkinan penyertaan modal yang akan kita lakukan nantinya berkaitan dengan program. Kita memiliki program Kredit Kukar Idaman Terbaik,” ungkapnya.
Menurut Aulia, bentuk dukungan tersebut masih akan diformulasikan. Pemerintah belum menetapkan apakah penguatan program dilakukan melalui tambahan penyertaan modal atau menggunakan mekanisme lainnya.
Karena itu, rencana tersebut belum dapat diposisikan sebagai keputusan penyertaan modal baru.
Layanan Bank Diharapkan Dorong Ekonomi Kukar
Selain dividen, Aulia menilai keberadaan Bankaltimtara juga harus memberikan manfaat melalui pelayanan perbankan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia berharap bank daerah tersebut terus meningkatkan profesionalisme serta menyediakan layanan yang lebih beragam.
“Keberadaan Bankaltimtara harus mampu mendorong perputaran perekonomian, khususnya di sektor perbankan, agar semakin maju dan memberikan manfaat lebih besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Aulia juga menyoroti jangkauan Bankaltimtara yang telah mencapai wilayah kecamatan jauh dari Tenggarong, termasuk Tabang.
Menurutnya, cakupan pelayanan tersebut perlu terus diikuti peningkatan kualitas layanan agar masyarakat di berbagai wilayah Kukar memperoleh akses perbankan yang lebih mudah.
“Ini tentu menjadi harapan besar bagi pemerintah daerah agar Bankaltimtara dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh masyarakat Kukar,” ujarnya.
Bagi Pemkab Kukar, peningkatan kinerja Bankaltimtara memiliki dua manfaat yang diharapkan berjalan bersamaan: memperbesar hasil investasi pemerintah daerah melalui dividen serta memperkuat layanan dan pembiayaan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (adv)

