Bravo 13
Bangunan Rampung, KDKMP Kukar Belum Bisa Beroperasi Penuh karena Sarpras Belum LengkapSekitar 110 gerai KDKMP di Kukar diperkirakan rampung secara fisik, tetapi belum seluruhnya siap beroperasi karena sarana dan prasarana masih dilengkapi.
Oleh Bobby Lolowang2026-10-09 19:15:00
Bangunan Rampung, KDKMP Kukar Belum Bisa Beroperasi Penuh karena Sarpras Belum Lengkap
Bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Timbau, Tenggarong, yang telah rampung secara fisik. Meski bangunan selesai, sejumlah sarana dan prasarana pendukung masih dilengkapi sebelum operasional penuh. (Bobby/Bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong - Sejumlah gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kutai Kartanegara telah menyelesaikan pembangunan fisik. Namun, gerai tersebut belum seluruhnya siap beroperasi penuh karena sarana dan prasarana pendukung masih dilengkapi secara bertahap.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kukar Muhammad Reza mengatakan, dari 237 KDKMP yang terbentuk, pembangunan telah berjalan di 142 titik.

Dari jumlah tersebut, sekitar 110 titik diperkirakan telah mencapai 100 persen dari sisi bangunan fisik.

“Dari total 237 KDKMP, yang sudah terbangun ada 142. Dari 142 itu, yang sudah mencapai 100 persen secara fisik sekitar 110 titik, kalau tidak salah,” kata Reza, Jumat (9/10/2026).

Reza menegaskan, status 100 persen tersebut belum berarti seluruh fasilitas di dalam gerai telah siap digunakan.

“Yang dimaksud 100 persen itu baru bangunan fisiknya saja, bangunannya sudah selesai. Termasuk yang di Timbau. Jadi yang sudah selesai secara fisik itu masuk kategori 100 persen, tetapi sarana dan prasarananya belum lengkap,” jelasnya.

Etalase hingga Kendaraan Masih Dilengkapi

Sarana yang dibutuhkan setiap KDKMP antara lain etalase, perlengkapan pelayanan kesehatan, meja pasien, ruang tunggu, pendingin ruangan, hingga kendaraan operasional seperti truk dan roda tiga.

Sejauh ini, kata Reza, pengadaan sarana masih berlangsung secara bertahap.

“Kemarin informasinya baru 18 dari sekitar 450 etalase yang tersedia. Pengirimannya bertahap dan akan disebarkan ke beberapa KDKMP,” ujarnya.

Karena itu, penyelesaian konstruksi belum otomatis membuat gerai dapat menjalankan seluruh lini usaha yang telah direncanakan.

79 Titik Masuk Verifikasi

Selain melengkapi sarana, pemerintah juga melakukan verifikasi dan validasi terhadap bangunan yang telah selesai.

Reza mengatakan tahap awal dilakukan terhadap 79 titik.

Hasil verifikasi tersebut nantinya menjadi bagian dari proses pengecekan lanjutan sebelum gerai masuk ke tahap operasional.

Menurutnya, kesiapan KDKMP tidak hanya bergantung pada gedung, tetapi juga kelengkapan fasilitas, pengelola, serta kesesuaian rencana usaha.

Enam Jenis Usaha Disiapkan

KDKMP di Kukar dirancang memiliki sejumlah jenis layanan dan usaha.

Reza menyebut rata-rata terdapat enam jenis usaha yang direncanakan, mulai dari gerai kebutuhan masyarakat, klinik, apotek, simpan pinjam, penjualan produk bersubsidi, hingga usaha yang menyesuaikan potensi lokal masing-masing desa atau kelurahan.

Produk bersubsidi yang dimaksud antara lain LPG, pupuk, maupun kebutuhan lain sesuai ketentuan.

Untuk layanan kesehatan, KDKMP juga memiliki ruang yang dirancang untuk klinik dan apotek. Pelaksanaannya nantinya akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah yang membidangi kesehatan.

Namun, sejumlah lini usaha tersebut belum seluruhnya berjalan.

“Saat ini simpan pinjamnya belum berjalan, meskipun sudah dimasukkan dalam rencana usaha. Yang berbeda nanti adalah jenis penjualan yang menyesuaikan potensi lokal masing-masing desa atau kelurahan,” ungkap Reza.

Manajer Mulai Ditempatkan

Persiapan operasional juga dilakukan dari sisi sumber daya manusia.

Reza mengatakan sekitar 74 manajer KDKMP telah melapor setelah mengikuti pembekalan bersama sejumlah instansi.

Sebagian besar manajer yang ditempatkan merupakan warga Kukar, meskipun penempatan mereka tidak selalu berada di desa asal.

“Intinya, mereka merupakan putra-putri lokal,” katanya.

Menurut Reza, keberadaan manajer menjadi bagian dari persiapan agar gerai dapat segera menjalankan kegiatan ketika bangunan, sarana, dan proses administrasinya telah siap.

Dengan kondisi tersebut, pembangunan KDKMP di Kukar kini tidak hanya mengejar penyelesaian fisik. Tahap berikutnya adalah memastikan gerai memiliki sarana, pengelola, dan kesiapan usaha agar bangunan yang telah selesai benar-benar dapat digunakan untuk melayani masyarakat. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait