BRAVO13.ID, Tenggarong - Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengibaratkan pejabat administrator sebagai playmaker dalam pemerintahan. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam mengatur ritme kerja, membagi tugas, dan memastikan target organisasi dapat tercapai.
Pesan itu disampaikan Aulia saat melantik 64 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar di Pendopo Bupati Kukar, Jumat (2/10/2026).
“Kalau dalam istilah sepak bola, administrator itu seperti playmaker. Dia yang membagi bola. Jadi harus bisa memainkan perannya dengan baik di unit kerja masing-masing,” kata Aulia.
Menurut dia, pejabat administrator tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif. Mereka juga harus mampu mengoordinasikan pekerjaan di unit masing-masing agar program yang sudah direncanakan dapat berjalan sesuai target.
Peran itu menjadi semakin penting menjelang akhir 2026. Pemkab Kukar masih menghadapi dua agenda besar, yakni menuntaskan pelaksanaan kegiatan tahun berjalan dan menyiapkan perencanaan program 2027.
Aulia meminta jajaran ASN segera bergerak menyelesaikan sisa pekerjaan yang masih berjalan.
Pada saat bersamaan, perangkat daerah juga harus mulai menyiapkan agenda tahun berikutnya agar pelaksanaan program 2027 dapat direncanakan dengan baik.
“Dia harus bisa memainkan perannya dengan baik di unit kerjanya, sehingga target-target kerja dan kinerja kita di tahun ini bisa tercapai dan bisa merencanakan dengan baik untuk tahun 2027,” ujarnya.
Penekanan terhadap peran administrator tersebut sejalan dengan kebutuhan Pemkab Kukar mempercepat kinerja menjelang penghujung tahun. Dari 64 pejabat yang dilantik, 19 orang merupakan pejabat administrator, sedangkan sisanya mengisi jabatan pengawas dan fungsional.
Selain menyoroti peran administrator, Aulia menyebut pengisian jabatan merupakan bagian dari proses peremajaan organisasi.
Menurut dia, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi dan hasil penilaian yang telah dilakukan sebelumnya.
“Ini merupakan sesuatu yang rutin dan biasa sebagai bagian dari peremajaan organisasi. Kita ingin pejabat yang ada menempati jabatan sesuai dengan kompetensinya,” katanya.
Aulia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menjalankan tugas secara maksimal.
Ia juga meminta jajaran pemerintah daerah segera menindaklanjuti program dan anggaran yang telah disiapkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Anggaran Perubahan 2026 tentunya harus segera dieksekusi sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Dengan posisi administrator sebagai penghubung antara pimpinan dan pelaksana di unit kerja, Aulia berharap koordinasi internal dapat berjalan lebih efektif dalam menuntaskan target 2026 sekaligus menyiapkan program 2027. (adv)

