Bravo 13
Celni Sebut Puskesmas Samarinda Salah Satu yang Terbaik, Pelayanan Diminta Ikut MeningkatCelni Pita Sari menyebut puskesmas Samarinda salah satu yang terbaik berdasarkan studi banding DPRD serta meminta pelayanannya ditingkatkan.
Oleh Bobby Lolowang2026-09-01 02:00:00
Celni Sebut Puskesmas Samarinda Salah Satu yang Terbaik, Pelayanan Diminta Ikut Meningkat
Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda Celni Pita Sari (ketiga dari kanan) bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun (tengah) dan sejumlah pejabat saat peresmian peningkatan fasilitas kesehatan di Samarinda, Senin (31/8/2026). (Istimewa)

BRAVO13.ID, Samarinda — Wakil Ketua III DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menilai fasilitas puskesmas di Samarinda termasuk salah satu yang terbaik berdasarkan hasil studi banding DPRD.

Penilaian itu disampaikan setelah Pemerintah Kota Samarinda meresmikan empat gedung puskesmas dan sejumlah fasilitas kesehatan lainnya di Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) RSUD I.A. Moeis, Senin (31/8/2026).

Empat puskesmas tersebut meliputi Puskesmas Mangkupalas, Harapan Baru, Bantuas, dan Sungai Kapih. Fasilitas lain yang diresmikan adalah Gedung KIA, Laboratorium Kateterisasi Jantung atau Cath Lab, Instalasi Gizi RSUD I.A. Moeis, serta Gedung Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Celni mengatakan fasilitas yang dimiliki puskesmas di Samarinda tidak kalah dibandingkan daerah lain yang pernah menjadi tujuan studi banding DPRD.

“Kita sudah studi banding puskesmas, dan Samarinda salah satu yang terbaik,” kata Celni.

Ia juga menilai pembangunan fasilitas kesehatan di tengah kebijakan efisiensi anggaran menunjukkan pelayanan dasar tetap mendapat perhatian pemerintah daerah. Namun, menurut Celni, kualitas bangunan harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Fasilitasnya sudah ditunjang dengan baik, semoga pelayanannya juga bisa jauh lebih baik,” ujarnya.

Celni berharap fasilitas yang telah diresmikan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama di wilayah yang membutuhkan tempat pelayanan lebih representatif.

Penekanan serupa disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Ia menyebut pembangunan gedung baru merupakan satu langkah yang harus dilanjutkan dengan perbaikan pelayanan dan sistem pengelolaan fasilitas kesehatan.

“Kalau gedungnya bagus, pelayanannya tidak segera bagus, enggak ada gunanya kita bangun gedung,” tegas Andi Harun.

Andi menyebut pembangunan fasilitas tersebut telah dituntaskan 100 persen secara fisik. Ia juga mendorong pengembangan layanan berbasis digital agar riwayat pemeriksaan pasien dapat diakses ketika pasien berpindah dari satu puskesmas ke puskesmas lainnya. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait