Bravo 13
Sebanyak 14 Keluhan Pedagang Pasar Pagi Akan Dibahas Setiap SeninDisdag Samarinda akan membahas 14 keluhan pedagang Pasar Pagi melalui dialog setiap Senin, termasuk persoalan akses, parkir, dan kelistrikan.
Oleh Bobby Lolowang2026-09-07 18:55:00
Sebanyak 14 Keluhan Pedagang Pasar Pagi Akan Dibahas Setiap Senin
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menyampaikan pandangan dalam dialog penataan Pasar Pagi bersama Dinas Perdagangan dan pedagang, Senin (7/9/2026). (Istimewa)

BRAVO13.ID, Samarinda – Sebanyak 14 keluhan pedagang Pasar Pagi Samarinda akan dibahas secara bertahap melalui dialog rutin setiap Senin. Forum tersebut disiapkan untuk menindaklanjuti persoalan akses, parkir, kelistrikan, dan penataan pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Nurrahmani mengatakan pertemuan rutin akan menjadi wadah bagi pemerintah dan pedagang untuk membicarakan berbagai persoalan yang belum terselesaikan.

“Jadi setiap Senin menjadi agenda tentang hal-hal yang menjadi keluhan pedagang,” kata Nurrahmani dalam pertemuan bersama pedagang di Pasar Pagi, Senin (7/9/2026).

Sebanyak 14 keluhan tersebut sebelumnya disampaikan pedagang melalui rapat dengar pendapat bersama DPRD Samarinda dan perangkat daerah terkait. Beberapa persoalan yang dibawa meliputi akses masuk pasar, tarif parkir progresif yang dinilai mahal, serta kelistrikan.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi mengapresiasi komitmen Disdag membuka ruang dialog secara berkala. Menurutnya, komunikasi yang lebih terbuka diperlukan agar persoalan Pasar Pagi dapat dibahas bersama dan tidak berhenti dalam satu kali pertemuan.

“Kami apresiasi, artinya saran kami dilaksanakan. Selama ini masalah ada di komunikasi antara pedagang dan pemerintah,” ujar Iswandi.

Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan proses bertahap karena melibatkan penataan pedagang, kebutuhan fasilitas, dan sejumlah perangkat daerah.

“Semua masalah tidak akan selesai dalam satu kali pertemuan. Kami yakin itu,” tegasnya.

Menurut Iswandi, pertemuan awal antara pemerintah dan pedagang telah menghasilkan kesepakatan mengenai penempatan pedagang grosir di lantai 6 dan 7. Sementara itu, mekanisme pemindahan pedagang masih akan dibahas dalam pertemuan berikutnya.

Pembahasan lanjutan juga akan diarahkan pada kebutuhan fasilitas pendukung serta upaya meningkatkan kembali aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat ke Pasar Pagi.

Iswandi berharap dialog rutin dapat membuat setiap persoalan dibicarakan secara lebih terarah. Pemerintah diminta tetap menjalankan kewenangannya dalam mengelola pasar, sekaligus mendengarkan masukan pedagang sebagai pihak yang terdampak langsung oleh kebijakan penataan.

Sementara itu, Nurrahmani memastikan agenda pertemuan akan dilanjutkan setiap Senin untuk membahas keluhan yang belum mendapatkan penyelesaian. Hasil setiap pembahasan akan menjadi dasar bagi pemerintah dan pedagang dalam menyusun langkah penataan berikutnya. (adv)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait