BRAVO13.ID, Samarinda – Terowongan Samarinda belum dapat dibuka untuk masyarakat meski pembangunannya disebut telah rampung. Pemkot masih menunggu izin kementerian sebagai dasar resmi pengoperasian, menurut DPRD Samarinda pada 28 Agustus 2026.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Jasno, mengatakan Pemkot telah mengajukan permohonan tersebut. Namun, izin dari kementerian terkait belum diterbitkan.
“Sebetulnya terowongan itu sudah rampung. Kita juga dari Komisi III mendorong bagaimana segera dibuka,” kata Jasno, Jumat (28/8/2026).
Menurut Jasno, Pemkot memilih belum membuka akses maupun melakukan uji coba sebelum memperoleh izin resmi. Komisi III sebelumnya juga sempat mengusulkan agar terowongan diuji coba saat momentum Lebaran, tetapi usulan tersebut belum dapat direalisasikan.
“Pemerintah kota belum berani karena memang belum ada izin dari kementerian,” ujarnya.
Jasno menjelaskan, tim dari kementerian akan turun untuk memeriksa kondisi bangunan dan memastikan seluruh pekerjaan telah memenuhi ketentuan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar penerbitan surat yang mengizinkan terowongan digunakan masyarakat.
“Kalau itu dianggap sudah 100 persen, nanti kementerian akan mengeluarkan surat keterangan. Intinya terowongan itu bisa digunakan,” jelasnya.
Namun, Jasno tidak merinci kementerian maupun jenis izin yang sedang ditunggu. Jadwal pemeriksaan lapangan oleh tim kementerian juga belum disebutkan.
Komisi III berharap seluruh proses tersebut dapat diselesaikan sehingga terowongan bisa digunakan pada 2026. Jika perizinan belum selesai dalam waktu dekat, Jasno membuka kemungkinan uji coba dilakukan pada awal tahun berikutnya.
“Kita mendorong paling tidak di tahun ini. Siapa tahu nanti di awal tahun baru itu bisa digunakan, paling tidak uji coba,” ungkapnya.
Menurut Jasno, terowongan tersebut nantinya direncanakan hanya digunakan untuk satu arah. Karena itu, pembukaannya memerlukan dasar resmi dan pengaturan yang memperhatikan keselamatan pengguna jalan.
“Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jadi perlu ada surat resmi dari kementerian untuk mempergunakan terowongan itu,” pungkasnya.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada jadwal resmi pembukaan maupun uji coba. Pengoperasian Terowongan Samarinda masih bergantung pada hasil pemeriksaan dan terbitnya izin kementerian terkait. (adv)

