BRAVO13.ID, Tenggarong — Tikungan di ruas jalan Tenggarong–Senoni selama ini dikenal rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang melaju di jalur menikung tajam. Pada beberapa titik, pengendara kerap kehilangan kendali hingga berisiko keluar jalur.
Untuk mengurangi risiko tersebut, bahu jalan berlapis beton mulai dipasang di sisi ruas jalan. Pekerjaan ini menjadi bagian dari penanganan keselamatan di jalur yang memiliki karakter tikungan cukup ekstrem.
Kondisi jalan yang berkelok, ditambah lebar bahu yang sebelumnya terbatas, membuat kendaraan—terutama truk dan bus—tidak memiliki cukup ruang saat bermanuver. Dalam situasi tertentu, hal ini meningkatkan potensi kendaraan tergelincir atau melebar keluar dari badan jalan.
Dengan adanya bahu beton, pengendara kini memiliki ruang tambahan saat melintasi tikungan. Permukaan beton yang keras dan rata dinilai lebih stabil dibandingkan bahu tanah, sehingga dapat menahan beban kendaraan saat terjadi pergeseran posisi di tikungan.
“Dengan bahu beton, pengendara memiliki area tambahan yang lebih aman untuk bermanuver, terutama bagi kendaraan besar,” ujar Randy, Koordinator Pengawas Lapangan PPK 1.5 Kaltim.
Selain memberi ruang manuver, bahu beton juga berfungsi sebagai penopang ketika kendaraan keluar sedikit dari jalur utama, sehingga risiko terguling atau terperosok dapat ditekan.
Pekerjaan ini dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur melalui PPK 1.5 Kaltim sebagai bagian dari peningkatan keselamatan di ruas strategis tersebut.
Proyek pemasangan bahu beton ditargetkan rampung sebelum akhir tahun, dengan fokus pada titik-titik tikungan yang selama ini dianggap berisiko bagi pengguna jalan. (*)

