BRAVO13.ID, Tenggarong - Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, peran media sebagai pengawas sekaligus mitra pemerintah kembali ditegaskan dalam pertemuan Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, dengan insan pers, Senin (16/3).
Pertemuan yang berlangsung dalam agenda silaturahmi bersama media mitra Pemkab Kukar itu digelar di Cofferal dan diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokom) Setdakab Kukar.
Dalam kesempatan tersebut, Aulia Rahman Basri menekankan bahwa media memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawas kinerja pemerintah.
“Media menjadi cermin bagi pemerintah untuk melihat, mengevaluasi, dan memperbaiki diri,” ujar Aulia.
Ia menambahkan, keberadaan media juga penting dalam memberikan kritik yang konstruktif sekaligus menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Menurutnya, dalam konsep pembangunan pentahelix, media merupakan salah satu unsur penting yang turut menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjaga secara profesional.
Selain itu, Aulia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait perbedaan antara perusahaan pers dan media sosial, serta pentingnya menjaga etika jurnalistik sesuai ketentuan Dewan Pers.
Di tengah perkembangan informasi yang cepat, ia mendorong media untuk turut berperan aktif dalam menangkal penyebaran hoaks dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini telah menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung penyebaran informasi yang akurat dan berimbang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Prokom Setkab Kukar Ismed, Ketua PWI Kukar Andi Wibowo, serta perwakilan organisasi media seperti SMSI Kukar, JMSI Kukar, ATJI, dan AMSI.
Dalam momentum Ramadan, Aulia Rahman Basri juga menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila selama berinteraksi terdapat sikap atau tutur kata yang kurang berkenan. (*)

