Bravo 13
Berdekatan IKN, Tiga Desa di Bongan Masih TerisolasiTiga desa di Kecamatan Bongan, Kutai Barat, masih berstatus tertinggal. Akses jalan yang belum memadai menjadi kendala utama mobilitas warga.
Oleh Bobby Lolowang2026-02-18 13:42:00
Berdekatan IKN, Tiga Desa di Bongan Masih Terisolasi
Tanjung Soke, salah satu desa di Kecamatan Bongan, Kutai Barat, yang masih bergantung pada akses jalan darat terbatas untuk mobilitas warga dan distribusi kebutuhan dasar. (Dinas Pemdes Kaltim)

BRAVO13.ID, Samarinda - Tiga desa di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, masih berstatus tertinggal meski lokasinya tidak jauh dari kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Akses jalan yang buruk membuat Deraya, Tanjung Soke, dan Gerunggung hingga kini relatif terisolasi dari aktivitas ekonomi dan layanan dasar.

Satu desa di sekitar wilayah tersebut, Lemper, baru berubah status menjadi desa berkembang. Namun, kondisi infrastruktur menuju keempat desa itu masih terbatas dan menjadi kendala utama mobilitas warga.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan akan memprioritaskan pembangunan akses jalan menuju kawasan tersebut. Arahan itu disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam briefing bersama sejumlah perangkat daerah setelah menerima laporan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim terkait kondisi infrastruktur di wilayah itu.

“Segera lakukan kegiatan di sana, agar tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud.

Ia juga meminta sejumlah instansi terkait, termasuk Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, Barjas, dan TAPD, untuk segera membahas langkah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Di tengah penurunan APBD Kaltim tahun ini yang diperkirakan berkurang sekitar Rp7 triliun, dari sebelumnya Rp21 triliun menjadi Rp14,25 triliun, pembangunan akses jalan ke empat desa tersebut tetap masuk dalam prioritas. Infrastruktur jalan dinilai menjadi faktor utama yang memengaruhi status kemajuan desa.

Kebutuhan pembangunan jalan diperkirakan mencakup sekitar 25 kilometer yang menghubungkan Gerunggung, Tanjung Soke, Deraya, dan Lemper. Rinciannya, jalur Gerunggung–Tanjung Soke sepanjang 5 kilometer, Tanjung Soke–Deraya sekitar 10 kilometer, serta Deraya–Gerunggung/Lemper sekitar 10 kilometer.

Perbaikan akses ini diharapkan berdampak pada peningkatan skor Indeks Desa Membangun (IDM), yang menjadi salah satu indikator penentuan status desa dari tertinggal menjadi berkembang.

Data Pemprov Kaltim mencatat, dari total 841 desa yang tersebar di seluruh wilayah, sebagian besar telah berstatus mandiri, maju, dan berkembang. Saat ini tersisa tiga desa yang masih berstatus tertinggal dan tidak ada lagi desa yang masuk kategori sangat tertinggal. (*)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait