Bravo 13
Berikan Lahan 30 Hektare untuk Unikarta, Bupati Aulia Mimpikan Kukar Punya Perguruan Tinggi Top 5 NasionalPemkab Kukar menyiapkan lahan 30 hektare dan menggandeng kampus–industri untuk mengejar target perguruan tinggi top 5 nasional di daerah.
Oleh Bobby Lolowang2026-01-30 09:40:00
Berikan Lahan 30 Hektare untuk Unikarta, Bupati Aulia Mimpikan Kukar Punya Perguruan Tinggi Top 5 Nasional
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, pada konferensi pers di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, 15 Januari 2026. (bobby lolowang/bravo13.id)

BRAVO13.ID, Tenggarong Seberang - Setelah puluhan tahun bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai menata ulang arah pembangunannya. Pendidikan kini diposisikan sebagai investasi jangka panjang, seiring upaya membangun ekosistem sumber daya manusia agar daerah tidak terus bergantung pada sektor ekstraktif.

Langkah awal itu ditandai dengan inisiasi kerja sama antara Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan Bayan Group. Pemkab Kukar juga menyiapkan lahan sekitar 30 hektare untuk mendukung pengembangan fasilitas pendidikan tinggi di Kukar.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyebut, kekayaan alam yang melimpah belum cukup jika tidak dibarengi dengan kualitas dan daya saing pendidikan. Selama ini, keterbatasan fasilitas pendidikan menjadi salah satu faktor yang membuat daerah kesulitan mempertahankan talenta, termasuk tenaga profesional di sektor strategis seperti kesehatan.

“Ketika pendidikan bisa kita hadirkan di sini, kehidupan yang nyaman juga bisa kita bangun di sini,” kata Aulia, ketika meresmikan fasilitas baru RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, 15 Januari 2026 lalu. Ia menegaskan, daerah harus memberi alasan kuat agar tenaga ahli memilih menetap, bukan sekadar datang lalu pergi.

Pemerintah daerah menaruh ambisi besar pada pengembangan pendidikan tinggi. Aulia berharap, Kukar ke depan mampu menghadirkan perguruan tinggi yang diperhitungkan secara nasional, sehingga anak-anak daerah tidak harus keluar untuk mengakses pendidikan berkualitas.

Menurutnya, ketersediaan pendidikan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Anak-anak bisa bersekolah di daerah sendiri, sementara orang tua memiliki kepastian tentang masa depan keluarga mereka tanpa harus berpindah ke kota lain.

Upaya membangun ekosistem pendidikan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Kukar untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia. Di saat bersamaan, kebijakan ini diharapkan menjadi penyeimbang atas ketergantungan daerah terhadap sektor sumber daya alam, sekaligus membuka jalan bagi pembangunan yang lebih berkelanjutan. (*)

Dapatkan informasi dan insight pilihan bravo13.id

Berita Terkait